Senin, 04 Agustus 2008

Indahnya Massa Khilafah



Mungkin sebagian dari kita masih penasaran, bagaimana keadaan dunia pada saat massa Khilafah Islam jaya….
Apakah benar yang di katakan oleh JIL ( Jaringan Islam Liberal) Bahwa khilafah pada massa itu penuh Intrik?Membantai umat non muslim seenaknya? Mempertanyakan di mana Peran Khilafah pada saat Nusantara di duduki oleh kaum kafir?

Khilafah Pengayom dan Pelindung Umat.
Tercatat dalam sejarah, pada massa Khalifah Zidayat Allah I, di kawasan Sicilia Eropa, menjadi berkah bagi umat Non-Muslim. Di Sicilia berkumpul semua suku dan etnis seperti Sicilia, Arab, yahudi, Persia, Barbar, tartar sampai Negro sekalipun hidup damai di kawasan Sicilia. Bahkan, kaum Nasrani yang Minoritas di daerah tersebut merasa terlindungi dan di hormati kebebasannya dalam menjalankan aktivitas peribadatan.
Kaum minoritas hanya di bebankan jizyah oleh penguasa Muslim. Hak milik dan usaha mereka di lindungi. Pada massa itu, Sicilia telah menjadi salah satu pusat peradaban Eropa setelah Cordova.
Jadi sangkaan orang-orang JIL yang menggatakan pada Massa Khilafah, Umat minoritas di bantai habis-habisan, itu sudah terbukti 1000 persen salah.Entah mereka mendapat bisikan dari setan mana sehingga menuduh seperti itu…

Pencetak Ilmuwan dan Intelektual.
Ibnu Mun’in, di kenal sebagai spesialis terbaik dalam bidang geometri dan teori ilmu hitung, selain itu, dia juga seorang dokter.
Abdul Malik bin Quraib al-Asma’i. Sarjana pertama yang mengkaji tentang ilmu alam dan hewan (Zoologi). Melalui kitab Khalq al-Insan, ia mejadi ilmuwan pertama yang mempelajari anatomi manusia, bahkan kitab al-Asma’I menjadi kitab yang sangat fenomenal, bahkan masih menjadi rujukan hingga paruh ke dua abad 19 M oleh ilmuwan Austria.
Di atas merupakan contoh dari ribuan ilmuwan yang dilahirkan pada massa keemasan Islam.Bahkan Ibnu Sina di nobatkan sebagai bapak kedokteran dunia serta Al-Jabar, bapak matematika dunia.

Surganya Pengobatan
Pepatah yang cocok pada massa sekarang mungkin “ Orang Miskin dilarang keras sakit”. Tapi, pepatah tersebut pada massa khilafah Islam tidak berlaku, meraka (para khalifah) membebaskan biaya pengobatan bagi seluruh masyarakat.
Bahkan, dalam 250 tahun, sarjana muslim telah melahirkan 18 kitab tentang Opthalmologi. Padahal, para ilmuwan yunani dari zaman Hipocrates hinnga paulus selama 10 abad hanya menghasilkan 5 buku opthalmologi (ilmu pengobatan mata).
Salah satu dokter spesialis mata yang terkenal adalah Al-Jurjani. Ia adalah ahli bedah mata yang terkenal dari prsia pada tahun 1808 M. Ia menulis kitab yang berjudul Nur al-‘Ayun ( Cahaya Mata). Kitab tersebut terdiri 10 bab. 7 bab diantaranya membahas 30 jenis operasi mata, terasuk 3 operasi katarak. Satu bab lainnya secara khusus mmbahas katarak, trahum, penyakit kornea serta nasalah kelopak mata.
Tak bisa di pungkiri, para dokter spesialis mata Muslim berperan penting dalam penemuan peralatan medis yang di gunakan untuk melakukan operasi mata.

Peran khilafah Pada Massa Nusantara ketika di duduki oleh Penjajah….
Telah saya jelaskan di atas, para anggota JIL mempertanyakan dimana peran Khilafah ketika Nusantara di duduki oleh kaum Penjajah.
Ketika Malaca di duduki oleh Portugis,Kesultanan Demak membantu Kesultanan Aceh berjihad untuk mengusir Portugis.
Tahun 1615 dan 1629 Khilafah Ustamani membantu kesultanan Demak untuk mengusir Portugis.Bahkan, 1629, mengerahkan 20 Ribu orang untuk mengusir portugis dari Malaca.
Maka, pada abad 16 dan 17, merupakan massa keemasan bagi Nusantara.

Di atas adalah contoh-contoh sejarah emas kaum Muslim ketika Khilafah belum di runtuhkan oleh Mustafa Kemal pada 1924 silam.
Saya nga habis pikir, ada apa dengan kaum Muslim sendiri yang tidak setuju dengan di tegakkanya Khilafah kembali? Dengan 1000 alasan yang sangat tidak masuk akal, mereka menolak khilafah…..
Dan saya hanya bisa garuk-garuk kepala ketika di depan televisi,melihat George W. Bush menggatakan tidak akan membiarkan massa kegelapan di Timur Tenggah kembali terjadi di era saat ini….
Saya nga’ habis pikir, yang di maksud kegelapan itu seperti apa?
Apa membebaskan Afrika Utara dari kemiskinan yang pada massa itu merupakan bentuk dari kegelapan?
Apa kerukunan umat beragama yang seperti di Sicilia, Eropa juga merupakan kegelapan?

Yang bisa saya lakukan pada saat Presiden AS berpidato seperti itu di depan Televisi hanya kukur-kukur……….

Sabtu, 05 Juli 2008

Khilafah dan Demokrasi




Seiring dengan berakhirnya perang Dingin antara blok barat yang berideologi Sekularisme-Kapitalisme dengan blok timur yang berideologi Sosialisme-Komunisme. Seiring kemenangan pihak Blok barat di perang Dingin, kini ideology Sekularisme dan Kapitalisme di tambah dengan Liberalisme di bungkus rapi dan bagus. Bungkusan rapi tersebut di beri nama Demokrasi dan Alhamdulillah bungkusan rapi yang berisikan Ideologi kapitalisme, Sekularisme dan Liberalisme menarik minat pemimpin dunia bahkan di seluruh dunia di terapkan yang namanya Demokrasi.

Tapi tetap saja bila sampah di bungkus dengan kado yang bagus dan di lapisi oleh kain sutera sekalipun, tetap sampah.
Begitu pula dengan Demokrasi, walaupun Demokrasi di bungkus dengan bungkus yang terbuat dari sutra dan di hiasi oleh berlian sekalipun, dia tetap bernama Demokrasi yang di dalamnya terdapat Ideologi Kapitalisme, Sekularisme dan liberalisme yang sejak lahir sudah “Cacat”
.
Bagaimana dengan Indonesia??
Ngak jauh beda, bila di Indonesia memilih Ideologi Pancasila dan system pemerintahan Demokrasi. Tetap saja yang namanya Demokrasi itu terdapat Ideologi Kapitalisme, Sekularisme dan Liberalisme.Walaupun pemimpin Negara kita sepakat tidak setuju dengan yang namanya Kapitalisme, Sekularisme dan Liberalisme.
Bingung bukan?Bagaimana bisa ketika kita tidak mengakui yang namanya ideology Kapitalisme, Sekularisme dan Liberalisme tapi kita tetap menganut yang namanya Demokrasi yang notabene terdapat Ideologi Kapitalisme, Sekularisme dan Liberalisme di dalamnya.

Kini Islam menawarkan sebuah Ideologi yang sempurna di terapkan di dunia ini. Ideologi tersebut bernama ideology Islam yang berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah dan dipimpin oleh seorang Khilafah.
Bila JIL (Jama’ah Islam Liberal) tidak setuju bila khilafah di tegakkan kembali karena Al-Qur’an dan As-Sunnah yang menjadi Panduan dan panutan dalam menjalankan system pemerintahan tidak sesuai dengan perkembangan Zaman yang semakin Modern….!!!!!

Itu sama saja dengan mereka tidak mengakui adannya Al-Qur’an, bukannya Al-Qur’an bisa di pakai sebagai aturan untuk hidup sampai berakhirnya dunia ini?
Firman Allah dalam QS.An Nahl:89 :


“(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.”
Firman Allah dalam QS.An-Nisa:59:



Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama

(bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Bagaimana dengan di Indonesia?
Bila kita terjadi perselisihan selalu kembali ke UU yang di ciptakan oleh Manusia itu sendiri. Aneh bukan, bila kita sudah di beri aturan yang sesuai dengan perkembangan Zaman hingga berakhirnya dunia ini, kenapa kita susah-susah membikin aturan baru lagi yang tidak ampu dalam menyelesaikan Perselisihan?

Alasan ke dua JIL tidak setuju Khilafah yang berjaya 13 Abad lamanya kembali di tegakkan adalah beberapa khilafah melakukan kesalahan dengan adanya putra mahkota. Yaitu mennggangkat khalifah baru berdasarkan keturunan semata.

Hal itu tidak bisa di jadikan acuan agar khilafah tidak di tegakkaan kembali. Itu sama saja membandingkan materi dengan fakta, padahal bila kita membandingkan materi dengan fakta, sampai kapanpun tidak akan bisa menemukan titik temunya. Sebagai contoh : kita perhatikan masalah Shalat, kita tidak bisa menvonis bahwa shalat tidak perlu di karenakan di muka bumi ini bamyak umat Islam yang tidak shalat dari pada yang shalat.Toch ketika kita shalat di masjid bisa dipastikan ada 1-2 sandal yang hilang. Berarti ibadah Shalat tidak perlu karena bisa merugikan orang yang
kehilangan sandal dan juga mengundang kejahatan….

Begitu pula Khilafah, bila beberapa Khilafah melakukan kesalahan terdahulu, saya yakin itu bukan ajaraan khilafah yang sesungguhnya.

Coba kita bandingkan dengan Era Khilafah dengan Demokrasi…..
Di era Khilafah, tidak ada pemaksaaan Ideologi Islam di terapkan di suatu Negara, toch bila ada serangan-serangan ke kerajaan/Negara “Kafir” Itu di di karenakan adanya segelintir umat Islam yang di Zalimin oleh penguasa Negara “kafir” tesebut. Toch yang diperangi Cuma penguasanya saja, bukan Rakyat-nya.

Coba kita bandingkan dengan demokrasi, untuk menerapkan paham Demokrasi, AS dan sekutu-sekutunya menyerang Irak dan Afghanistan. Ketika pemerintahan Irak dan Afghanistan tumbang, para serdadu-serdadu tersebut malah dengan gembira menyerang penduduk sipil entah dengan alasaan yang tidak jelas. Yang lebih lucu sekali, AS bersama PBB menggatakan bahwa AS dan Sekutunya tidak bisa di tuntut ke Pengadilan Internasional dikarenakan masalah pelanggaran HAM. Padahal ketika sekelompok orang di Negara kita mencoba untuk memerangi Nabi baru yang bernama Ahmad Gulam dan ajaran sesatnya beranama Ahmadiyah di tambah lagi adanya keluarnya SKB (Surat Keputusan Banci) 3 Menteri soal Ahmadiyah. PBB dan beberapa Negara lainnya menyatakan adanya pelanggaran HAM di Indonesia, karena membatasi orang untuk beragama.

Entah sampai kapan Mr. DemoGrazy berkuasa di dunia ini… Dan saya yakin, tidak lama lagi sang Mr. DemoGrazy akan tumbang di karenakan kebijakannya sendiri.
Habis DemoGrazy, terbitlah Khilafah………

Sabtu, 21 Juni 2008

Umat Muslim terpecah belah....

Pertama-tama aq mau ucapin banyak-banyak Terima Kasih Kepada Pemerintah yang telah sukses menggalihkan ISU Panas BBM ke sebuah Isu yang tidak kalah panasnya, yaitu bentroknya antara Massa yang berpakaian FPI Melawan AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan) yang pecah di Monas pada tanggal 1 Juni 2008 tepat ketika bangsa kita sedang merayakan lahirnya sebuah Ideologi Bangsa yang di lambangkan oleh burung Garuda yang Bernama PANCASILA...

Yang lebih parah lagi, Media Massa seolah-olah menyalahkan FPI yang di mana pada saat itu FPI (Front Pembela Islam) sendiri belum tentu bersalah sepenuhnya.

Menurut Rencana AKKBB Berdemo hanya di daerah Cempaka Barat lalu ke depan Dubes Amerika Serikat, dan dilanjutkan ke Bundaran eks. Hotel Indonesia.Para Personel keamanan telah bersiaga di tiga tempat yang menjadi tujuan AKKBB Beraksi.

Tapi, entah angin apa yang berhembus, tiba-tiba para massa AKKBB menuju ke Monas yang pada saat itu telah di kuasai oleh sebuah aliansi gabungan yang meminta Pemerintah tegas dalam masalah Ahmadiyah.

Jubir Ahmadiyah Mubarik sendiri menggatakan, Sebenarnya dia mengetahui akan terjadinya bentrokkan itu.

bahkan,Sekjen PDI Perjuangan Pramono Anung di sela diskusi Bedah UU No 10/2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD di Jakarta, Rabu (4/6).menggatakan "Tiga puluh menit sebelum kejadian, saya ditelepon oleh Saleh Saaf untuk segera menarik massa PDI-P dari acara Gebyar Pancasila. Dalam teleponnya Pak Saleh mengatakan, segera tarik massa akan ada kelompok lain datang,"

Ini membuktikan bahwa ada beberapa pihak yang berkeinginan untuk mencoba memecah belah persatuan umat Muslim Indonesia.

Bahkan, dalam bentrokkan itu, seorang Massa AKKBB tertangkap kamera menembakkan Pistol ke udara.

Yang lebih parah lagi, Beberapa ORMAS yang menggaku dari Organisasi Islam, malah mengutuk FPI dan menutut FPI di bubarkan saja.

Di beberapa daerah saja, massa yang menggaku dari BANSER dan beberapa ORMAS Islam menyerang markas FPI.


Ini membuktikan bahwa Umat Islam sudah sukses terpecah belah. Dan juga seakan-akan mendiskripsikan Agama Islam adalah Agama yang Keras.

Rasulullah saw. bersabda:


"Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu-domba" (Mutaffaq ‘alaih).

Rasulullah saw.Juga menginggatkan kita, bahwa umat muslim tidak akan bisa hancur dari musuh-musuh Islam, kecuali bila kita saling menghancurkan antar muslim satu dengan muslim lainnya..


"Sungguh, aku telah memohon kepada Tuhanku bagi umatku agar mereka tidak binasa karena wabah kelaparan dan agar musuh dari kalangan selain mereka sendiri tidak dapat menguasai mereka hingga masyarakat mereka terjaga. Sungguh, Tuhanku kemudian berfirman, “Wahai Muhammad, sesungguhnya jika Aku telah menetapkan suatu putusan maka putusan itu tidak dapat ditolak. Sungguh, Aku telah memberimu bagi umatmu bahwa mereka tidak dibinasakan oleh wabah kelaparan dan musuh selain dari kalangan mereka tidak dapat menguasai mereka sehingga masyarakat mereka terjaga sekalipun dikepung dari berbagai penjuru, hingga mereka saling menghancurkan satu sama lain dan saling menawan satu sama lain.” (HR Muslim).

Bagaimana kita bisa meraih impian kita yang terbesar yaitu tegaknya Khilafah, tapi kita selalu sibuk untuk menghancurkan umat muslim satu dengan umat muslim lainnya

Khilafah, kapan engkau bangkit........

Dengan ini saya pribadi menggucapkan selamat kepada bapak Presiden RI,Yang telah sukses menaikkan harga BBM.Walaupun di tentang oleh bebagai pihak, baik dari DPR pusat yang siap mengajukan Interplasi sampai mahasiswa-mahasiswa yang hampir tiap hari melakukan DEMO dan berakhir dengan bentrok....

Dengan ini diharapkan masyarakat Miskin bisa berkurang dengan Drastis di karenakan Hukum Alam (yang kuat bisa bertahan hidup, dan yang lemah mati. Bisa diartikan yang miskin mati di karenakan himpitan Ekonomi, yang kaya tetap menjadi kaya)....

Dan secara pribadi saya juga ucapkan banyak-banyak terima kasih tehadap Pemerintah yang di Pimpin oleh Bapak SBY-Kalla....

karena usaha beliau-beliau ini, dengan susah payah telah membuktikan kepada dunia, bahwa sistem pemerintahan yang diagung-agungkan oleh semua Dunia, yang benama MR. DEMOKRASI tebukti gagal di terapkan di Indonesia, bahkan Di Dunia....

Awal abad 20 di tandai dengan runtuhnya sebuah sistem pemerintahan sekaligus Ideologi yang sempurna, dimana selama 13 abad behasil menguasai sepertiga Dunia ini....

Perlu di ketahui, Sistem yang dipakai oleh mayoritas negara Muslim tersebut di beritakan pernah membuat Benua Afrika dalam jangka waktu 2,5 tahun menjadi benua di mana penduduknya gelisah karena tidak tahu harus di kemanakan kelebihan harta bendanya.Coba anda bayangkan bagaimana makmurnya Afrika saat itu, untuk beramal saja bingung, kepada siapa sebagaian harta bendanya untuk di amalkan, karena semua orang dalam keadaan kecukupan......

Bagaimana dengan benua Afrika Sekarang di bawah Ideologi Kapitalisme dkk????....

Kemiskinan merajalelah...
AIDS sudah biasa.....
Bayi mati di karenakan kurang gizi sudah tak menarik di beritakan......

Di mana negara-negara yang mempopulerkan Kapitalisme,Sekulerisme, dan liberalisme yang di bungkus menarik dalam kotak kado yang bernama DEMOKRASI?????

Kayaknya mereka sedang sibuk menunggu hancurnya Ideologi yang mereka agung-agungkan sendiri....

Di mana posisi Indonesia saat ini?

Pada massa perjuangan Kemerdekaan Indonesia,Seluruh Surat Kabar di seluruh dunia,halaman pertama mereka memasang HEADLINE yang bisa membangkitkan bangsa ARAB yang pada massa itu di jajah oleh bangsa EROPA dan Amerika yang mencekoki bangsa Arab dengan sistem pemeintahan Demokrasi yang mereka bangga-banggakan Pasca Runtuhnya Turki di tanggan bangsa jahiliyah yang modern.

Tahu nga isi Headline yang terpampang di halaman pertama surat kabar DUNIA?? Isinya " ISLAM TELAH BANGKIT DI BUMI INDONESIA "....

Ketika Presiden SBY berkunjung ke QATAR, dan di temui oleh Sufi tekenal Qatar, beliau bekata : saya harap Khilafah muncul pertama kali di negara anda (Indonesia).....

Alasan sang sufi berharap kayak gitu di karenakan bangsa Arab pernah menjadi khilafah, bangsa Erpoa lewat negara Turki juga pernah memimpin ISLAM, tinggal bangsa Melayu yang belum kebagian....

Dan Muslim yang paling banyak bermukim adalah INDONESIA....



Semoga harapan Sufi Qatar itu benar-benar terwujud, dan sistem pemerintahan yang sangat sempurna bisa bangkit lagi di pemukaan bumi.....

AMIN.....