
Mungkin sebagian dari kita masih penasaran, bagaimana keadaan dunia pada saat massa Khilafah Islam jaya….
Apakah benar yang di katakan oleh JIL ( Jaringan Islam Liberal) Bahwa khilafah pada massa itu penuh Intrik?Membantai umat non muslim seenaknya? Mempertanyakan di mana Peran Khilafah pada saat Nusantara di duduki oleh kaum kafir?
Khilafah Pengayom dan Pelindung Umat.
Tercatat dalam sejarah, pada massa Khalifah Zidayat Allah I, di kawasan Sicilia Eropa, menjadi berkah bagi umat Non-Muslim. Di Sicilia berkumpul semua suku dan etnis seperti Sicilia, Arab, yahudi, Persia, Barbar, tartar sampai Negro sekalipun hidup damai di kawasan Sicilia. Bahkan, kaum Nasrani yang Minoritas di daerah tersebut merasa terlindungi dan di hormati kebebasannya dalam menjalankan aktivitas peribadatan.
Kaum minoritas hanya di bebankan jizyah oleh penguasa Muslim. Hak milik dan usaha mereka di lindungi. Pada massa itu, Sicilia telah menjadi salah satu pusat peradaban Eropa setelah Cordova.
Jadi sangkaan orang-orang JIL yang menggatakan pada Massa Khilafah, Umat minoritas di bantai habis-habisan, itu sudah terbukti 1000 persen salah.Entah mereka mendapat bisikan dari setan mana sehingga menuduh seperti itu…
Pencetak Ilmuwan dan Intelektual.
Ibnu Mun’in, di kenal sebagai spesialis terbaik dalam bidang geometri dan teori ilmu hitung, selain itu, dia juga seorang dokter.
Abdul Malik bin Quraib al-Asma’i. Sarjana pertama yang mengkaji tentang ilmu alam dan hewan (Zoologi). Melalui kitab Khalq al-Insan, ia mejadi ilmuwan pertama yang mempelajari anatomi manusia, bahkan kitab al-Asma’I menjadi kitab yang sangat fenomenal, bahkan masih menjadi rujukan hingga paruh ke dua abad 19 M oleh ilmuwan Austria.
Di atas merupakan contoh dari ribuan ilmuwan yang dilahirkan pada massa keemasan Islam.Bahkan Ibnu Sina di nobatkan sebagai bapak kedokteran dunia serta Al-Jabar, bapak matematika dunia.
Surganya Pengobatan
Pepatah yang cocok pada massa sekarang mungkin “ Orang Miskin dilarang keras sakit”. Tapi, pepatah tersebut pada massa khilafah Islam tidak berlaku, meraka (para khalifah) membebaskan biaya pengobatan bagi seluruh masyarakat.
Bahkan, dalam 250 tahun, sarjana muslim telah melahirkan 18 kitab tentang Opthalmologi. Padahal, para ilmuwan yunani dari zaman Hipocrates hinnga paulus selama 10 abad hanya menghasilkan 5 buku opthalmologi (ilmu pengobatan mata).
Salah satu dokter spesialis mata yang terkenal adalah Al-Jurjani. Ia adalah ahli bedah mata yang terkenal dari prsia pada tahun 1808 M. Ia menulis kitab yang berjudul Nur al-‘Ayun ( Cahaya Mata). Kitab tersebut terdiri 10 bab. 7 bab diantaranya membahas 30 jenis operasi mata, terasuk 3 operasi katarak. Satu bab lainnya secara khusus mmbahas katarak, trahum, penyakit kornea serta nasalah kelopak mata.
Tak bisa di pungkiri, para dokter spesialis mata Muslim berperan penting dalam penemuan peralatan medis yang di gunakan untuk melakukan operasi mata.
Peran khilafah Pada Massa Nusantara ketika di duduki oleh Penjajah….
Telah saya jelaskan di atas, para anggota JIL mempertanyakan dimana peran Khilafah ketika Nusantara di duduki oleh kaum Penjajah.
Ketika Malaca di duduki oleh Portugis,Kesultanan Demak membantu Kesultanan Aceh berjihad untuk mengusir Portugis.
Tahun 1615 dan 1629 Khilafah Ustamani membantu kesultanan Demak untuk mengusir Portugis.Bahkan, 1629, mengerahkan 20 Ribu orang untuk mengusir portugis dari Malaca.
Maka, pada abad 16 dan 17, merupakan massa keemasan bagi Nusantara.
Di atas adalah contoh-contoh sejarah emas kaum Muslim ketika Khilafah belum di runtuhkan oleh Mustafa Kemal pada 1924 silam.
Saya nga habis pikir, ada apa dengan kaum Muslim sendiri yang tidak setuju dengan di tegakkanya Khilafah kembali? Dengan 1000 alasan yang sangat tidak masuk akal, mereka menolak khilafah…..
Dan saya hanya bisa garuk-garuk kepala ketika di depan televisi,melihat George W. Bush menggatakan tidak akan membiarkan massa kegelapan di Timur Tenggah kembali terjadi di era saat ini….
Saya nga’ habis pikir, yang di maksud kegelapan itu seperti apa?
Apa membebaskan Afrika Utara dari kemiskinan yang pada massa itu merupakan bentuk dari kegelapan?
Apa kerukunan umat beragama yang seperti di Sicilia, Eropa juga merupakan kegelapan?
Yang bisa saya lakukan pada saat Presiden AS berpidato seperti itu di depan Televisi hanya kukur-kukur……….
